Memilih Produk Kosmetik yang Aman untuk Kulit

22 Oktober 2018 - Kategori Blog

Berdasarkan data yang dimiliki Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), selama lima tahun terakhir terdapat 118.000 produk kosmetik baru yang didaftarkan. Artinya, dengan banyaknya jumlah produk dan pengguna kosmetik di Indonesia, pengawasan akan keamanan kosmetik juga semakin dibutuhkan. Namun, permasalahannya, tak sedikit kosmetik ilegal dengan bahan berbahaya yang luput dari pengawasan dan telah beredar luas di masyarakat. Lantas bagaimana caranya untuk membedakan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya dan kosmetik yang aman untuk kulit? Dr Narizka Rahmadhiani, Dokter Umum dari Universitas Trisakti mengatakan, terdapat beberapa cara untuk membedakan kosmetik yang aman digunakan untuk kulit atau yang tidak aman untuk kulit. “Lihat sertifikasi produk, seperti apakah produk tersebut terdaftar di BPOM atau tidak, biasanya ada di setiap kemasan,” kata Dr Narizka kepada Kompas Lifestyle

Selain itu, cobalah lihat komposisi bahan yang terkandung di dalamnya, apakah menggunakan kandungan SLS (Sodium Lauryl Sulfate) berlebih atau mengandung merkuri yang justru malah membuat kulit menjadi iritasi bahkan menimbulkan penyakit seperti kanker kulit. “Kalau di pembersih seperti sabun kulit untuk badan atau cuci muka, kalau yang pakai SLS buih busanya terlihat lebih banyak, berbeda dengan produk yang tidak memakai SLS,” terangnya. Cara unik lain yang bisa dilakukan misalnya dengan menguji kosmetik yang mengandung merkuri menggunakan perhiasan emas baik cincin, kalung atau gelang. Caranya dengan mengoleskan produk kecantikan tersebut ke punggung telapak tangan, lalu digosok dengan emas. “Apabila warna produk itu berubah menjadi hitam maka kosmetik itu mengandung merkuri,” pungkasnya.

 

 
Chat via Whatsapp